Pengelolaan sampah menjadi salah satu masalah yang perlu diperhatikan di Dukuh Tambak Gojoyo. Banyaknya timbunan terutama timbunan sampah plastik menjadikan perlunya metode pengelolaan yang tepat. Salah satu metode sementara yang ditawarkan oleh mahasiswa KKN Wedung Adiluhung adalah pembuatan incinerator sederhana untuk pembakaran sampah plastik skala kecil.
Incinerator sederhana ini dirancang menggunakan bahan herbel yang ringan dan terjangkau. Prinsip kerjanya adalah membakar sampah pada ruang pembakaran tertutup dengan suplai udara yang cukup, sehingga volume sampah dapat berkurang secara signifikan dibandingkan hanya ditumpuk atau dibuang sembarangan.

Pengenalan incinerator ini disampaikan melalui kegiatan sosialisasi dan demonstrasi kepada masyarakat Dukuh Tambak Gojoyo yang dilaksanakan pada Selasa, 28 Juli 2026. Dalam kegiatan tersebut, warga memperoleh penjelasan mengenai prinsip kerja incinerator, jenis sampah yang dapat dimasukkan ke dalam alat, serta tata cara pengoperasian yang aman. Mahasiswa KKN juga menekankan bahwa penggunaan incinerator merupakan solusi sementara untuk mengurangi penumpukan sampah plastik dan bukan pengganti upaya pengurangan sampah dari sumbernya.
Pembuatan incinerator ini mendapatkan dukungan penuh baik dari masyarakat maupun dari perangkat desa setempat.
Melalui inovasi sederhana ini, Tim KKN-PPM UGM berharap masyarakat memiliki alternatif dalam mengelola sampah plastik sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi kebiasaan membuang sampah ke sungai maupun ke lahan terbuka sehingga tercipta lingkungan pesisir yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

